Kalkulator lemak tubuh

Akademi Diabetes: Referensi dan Solusi

Assoc. Prof. Dr. Sorin Ioacara Sumber terverifikasi Diperbarui: 5 September 2026

Anda dapat memasukkan beberapa ukuran yang diambil dengan pita ukur, dan kalkulator menunjukkan berapa bagian dari berat badan Anda yang kemungkinan besar adalah lemak.

Jenis kelamin
cm
cm
cm
cm

Metode ini memperkirakan lemak dari tinggi badan dan beberapa lingkar, jadi hasilnya bergantung pada cara Anda memakai pita ukur. Ukurlah langsung pada kulit, tanpa ditarik kencang, pada pagi hari dan sebelum makan. Pada atlet yang sangat berotot, pada kehamilan, dan pada orang dengan edema angkanya bisa menyesatkan.

Perhitungan berjalan di peramban Anda; tidak ada data yang dikirim atau disimpan. Hasilnya hanya untuk informasi dan tidak menggantikan penilaian dokter Anda.

Apa yang diukur kalkulator lemak tubuh?

Kalkulator memperkirakan berapa persen dari berat badan Anda yang berupa lemak, dengan beberapa lingkar dan tinggi badan. Metodenya berdasarkan rumus Hodgdon-Beckett. Pada laki-laki yang dipakai adalah leher dan pinggang, pada perempuan ditambah panggul, tempat lemak menumpuk secara berbeda.

Hasilnya adalah perkiraan, bukan pengukuran. Dibandingkan dengan metode rujukan seperti penimbangan hidrostatik, rumus ini bisa meleset beberapa poin persen, dan kesalahannya membesar pada nilai yang tinggi [1]. Angkanya tetap berguna sebagai titik awal dan sebagai perkembangan dari waktu ke waktu (dengan pita ukur yang sama). Lencana itu mengelompokkan kelima rentang tersebut menjadi tiga. Di bawah 6% pada pria dan 14% pada wanita tertulis Rentang rendah, yaitu hanya lemak esensial. Dari sana sampai 25% pada pria dan 32% pada wanita tertulis Rentang rujukan, dan di atasnya tertulis Rentang obesitas.

Bagaimana cara mengambil ukuran dengan benar?

Anda memerlukan pita ukur jahit yang lentur dan sebuah cermin. Pegang pita mendatar, menempel pada kulit, tetapi jangan ditarik kencang. Ukurlah pada pagi hari, sebelum makan, lalu catat angkanya agar bisa Anda bandingkan beberapa bulan kemudian.

  • leher — tepat di bawah jakun, dengan pita sedikit miring ke depan;
  • pinggang — pada laki-laki setinggi pusar, pada perempuan di titik paling ramping;
  • panggul — pada perempuan, di titik paling lebar, melewati bokong;
  • tinggi badan — tanpa alas kaki, dengan punggung menempel ke dinding.

Ukurlah dua kali dan pakai reratanya. Bernapaslah biasa dan jangan menahan perut saat mengukur, karena angkanya akan tampak lebih baik daripada yang sebenarnya.

Berapa persentase lemak tubuh yang normal?

Nilai rujukan berbeda antara laki-laki dan perempuan, karena tubuh perempuan membutuhkan lebih banyak lemak esensial. Rentang yang lazim dipakai adalah:

  • lemak esensial — 2–5% pada laki-laki, 10–13% pada perempuan;
  • rentang atletis — 6–13% pada laki-laki, 14–20% pada perempuan;
  • rentang baik — 14–17% pada laki-laki, 21–24% pada perempuan;
  • rentang dapat diterima — 18–24% pada laki-laki, 25–31% pada perempuan;
  • rentang obesitas — 25% atau lebih pada laki-laki, 32% atau lebih pada perempuan.

Lencana berwarna di bawah hasil mengelompokkan jenjang ini menjadi tiga, supaya mudah dibaca. Di bawah lemak esensial tubuh tidak lagi punya cadangan yang diperlukan untuk hormon dan untuk suhu, jadi persentase yang sangat rendah bukan hasil yang baik.

Mengapa lemak tubuh penting pada diabetes?

Yang paling penting bukan jumlah lemak seluruhnya, melainkan tempatnya berada. Lemak di sekitar organ perut melepaskan asam lemak dan zat radang langsung ke hati. Hal ini menaikkan resistensi insulin jauh lebih kuat dibandingkan lemak bawah kulit di paha.

Karena itu lingkar pinggang kadang berkata lebih banyak dibandingkan timbangan. Dua orang dengan indeks massa tubuh yang sama bisa punya risiko yang sangat berbeda, bergantung pada berapa banyak lemaknya yang berada di perut. Penurunan berat badan pertama-tama mengurangi lemak perut, jadi manfaatnya untuk gula darah tampak cepat.

Istilah glosarium yang dipakai di sini

Rujukan

  1. Shake CL, Schlichting C, Mooney LW, Callahan AB, Cohen ME. Predicting percent body fat from circumference measurements. Mil Med. 1993;158(1):26-31. PubMed